Menu

Mode Gelap
SMP N 7 Bolmut Terbakar Damkar Datang Setelah Api Padam

Berita Sulut

YKAPH: Perjuangan Tanpa Henti untuk Menyelamatkan Masa Depan Anak-anak Penderita Kanker

badge-check


					YKAPH: Perjuangan Tanpa Henti untuk Menyelamatkan Masa Depan Anak-anak Penderita Kanker Perbesar

Manado, Sulutnow.com-Di tengah gemuruh kehidupan yang sering kali mengabaikan suara-suara kecil, ada sekelompok pejuang yang tak kenal lelah memperjuangkan masa depan anak-anak penderita kanker.

Yayasan Kanker Anak Pejuang Hebat (YKAPH), di bawah pimpinan Henny Tjiptamaya, kembali menunjukkan komitmennya dengan menggelar acara “Talk Show Pengenalan dan Pencegahan Dini Kanker pada Anak” pada Sabtu, 22 Februari 2025.

Foto kolase berlangsungnya talk show

Acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah upaya untuk menyentuh relung hati setiap orang tua, pemerintah, dan masyarakat agar bersama-sama melawan kanker anak.

Greyti Sumaiku, Pembina YKAPH, membuka acara dengan kata-kata yang penuh makna.

“Yayasan ini tetap eksis karena pengurusnya berjuang bersama-sama, tanpa pamrih,” ujarnya dengan suara yang bergetar.

Foto kolase berlangsungnya talk show

YKAPH, yang berdiri tanpa dana awal, mengandalkan ketulusan dan pengorbanan para pengurusnya.

Mereka berjuang dari nol, mencari dana sendiri, dan terus bertahan meski tantangan tak pernah berhenti datang.

Greyti juga menyampaikan harapannya kepada pemerintah, khususnya melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), agar rumah singgah yang selama ini menjadi tempat berlindung bagi anak-anak penderita kanker dapat terus digunakan.

“Rumah singgah ini adalah harapan bagi mereka yang tak punya tempat untuk berjuang melawan kanker,” tegasnya.

Kepala DP3A Sulawesi Utara, Wanda Musu, tak kalah haru saat menyampaikan apresiasinya kepada YKAPH.

“Tugas kami adalah melindungi anak-anak, terutama yang kurang beruntung. Dan YKAPH telah melakukan hal itu dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Wanda mengakui, tidak mudah menjadi pengurus yayasan ini.

Mereka berjuang tanpa pamrih, hanya dengan tekad untuk menyelamatkan anak-anak yang menderita kanker.

“Setiap tahun, angka penderita kanker anak terus bertambah. Dari sepuluh ribu kasus yang terdeteksi, hanya sepuluh persen yang mendapatkan penanganan serius,” ungkap Wanda dengan nada prihatin.

Ia pun berpesan kepada para orang tua untuk memperhatikan tumbuh kembang anak, terutama di masa emas mereka.

“Masa emas anak adalah usia satu sampai lima tahun. Berikan nutrisi terbaik dan hindari makanan yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker,” pesannya.

Prof. Dr. dr. Max Frans Jozef Mantik, Sp.A Subsp. HO, hadir sebagai narasumber dan memberikan pencerahan tentang jenis-jenis kanker yang paling banyak diderita anak-anak di Indonesia, seperti leukimia, kanker otak, limfoma, dan kanker tulang.

Meski penyakit ini terdengar menakutkan, Prof. Max mengingatkan agar masyarakat tidak takut untuk berobat.

“Tingkat kesembuhan kanker anak saat ini sudah mencapai 95 persen. Jadi, jangan takut. Deteksi dini adalah kunci kesembuhan,” tegasnya.

Kata-kata Prof. Max memberikan semangat baru bagi para orang tua yang hadir.

Mereka diingatkan bahwa kanker bukanlah akhir dari segalanya.

“Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, anak-anak penderita kanker masih memiliki harapan untuk sembuh dan meraih masa depan yang cerah,” tambah dr. Marini Kapoyos, mewakili Ketua TP PKK Kota Manado.

Henny Tjiptamaya, Ketua YKAPH, menjadi sosok sentral dalam acara ini.

Dengan suara yang penuh haru, ia menyampaikan harapannya kepada pemerintah Sulawesi Utara, khususnya Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay, untuk terus mendukung yayasan ini.

“Kami berharap pemerintah dapat bekerja sama dengan kami agar semakin banyak anak-anak penderita kanker yang terselamatkan,” ujarnya.

Henny juga mengungkapkan rencana YKAPH untuk terus mengedukasi masyarakat tentang gejala kanker dan cara mengobatinya.

“Banyak orang yang belum sadar akan pentingnya deteksi dini. Kami ingin mengubah itu. Semakin cepat kanker terdeteksi, semakin besar peluang untuk sembuh,” tegasnya.

Di akhir acara, Henny menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung YKAPH, terutama Owner Mantos, Hengky Wijaya dan Rudi Wijaya, yang telah memberikan fasilitas secara gratis.

“Terima kasih juga kepada staf pengelola yang telah bekerja tanpa lelah untuk menyukseskan acara ini,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Acara ini bukan sekadar talk show, melainkan sebuah panggilan hati bagi semua pihak untuk peduli terhadap anak-anak penderita kanker.

YKAPH telah membuktikan bahwa dengan ketulusan dan kerja keras, mereka mampu memberikan harapan bagi anak-anak yang sedang berjuang melawan kanker.

Semoga perjuangan mereka tidak berhenti di sini, dan semakin banyak pihak yang tergerak untuk bergabung dalam misi mulia ini.

Kita semua bisa menjadi bagian dari perjuangan ini.

Mari bersama-sama menyelamatkan masa depan anak-anak pejuang kanker dengan membantu berdonasi.

Penulis/editor: Felix Tendeken

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gerak Cepat PLN, Listrik di Manado Pulih 100 Persen Usai Gempa

4 April 2026 - 10:38 WITA

Bank SulutGo Perkuat Peran dalam Pendidikan, Kelola Dana Bantuan Kebanksentralan Bersama BI

2 April 2026 - 18:36 WITA

Inflasi Sulut Maret 2026 Terkendali, Terendah di Sulawesi

2 April 2026 - 17:52 WITA

PLN Gerak Cepat Pulihkan Listrik Pasca Gempa, Ratusan Gardu Berhasil Dinormalkan

2 April 2026 - 14:12 WITA

Pemprov Sulut Gerak Cepat Tangani Gempa, Posko Darurat Langsung Diaktifkan

2 April 2026 - 13:28 WITA

Trending di Berita Sulut
error: Dilarang Plagiarisme !!!