Sulutnow.com, BOLMUT- SMP Negeri 7 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) di Desa Minanga, Kecamatan Bintauna, dilalap si jago merah saat waktu Magrib, Minggu (17/01/2026) petang.
Menurut keterangan warga, api mulai membesar sekitar pukul 18.00 WITA dan dengan cepat melahap bangunan sekolah.

Warga panik dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya tanpa dukungan alat pemadam.
Ironisnya, petugas pemadam kebakaran dilaporkan tiba di lokasi setelah api berhasil dipadamkan secara manual oleh warga.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terkait kesiapsiagaan layanan darurat di wilayah Bolmut.
Kedatangan mobil Damkar justru disambut teriakan warga dan anak-anak yang kecewa.“Pulang jo, so mati api, mo bekeng apa!” teriak warga dengan nada kesal.
Peristiwa ini menimbulkan sorotan tajam terhadap sistem respons kebakaran daerah, termasuk jarak pos Damkar, ketersediaan armada, serta efektivitas standar operasional prosedur (SOP) penanganan kebakaran.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Damkar maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan keterlambatan tersebut.










