Sulutnow.com, Manado-Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus, didampingi oleh istri tercinta, Anik Wandriani, melakukan kunjungan ke lokasi bekas Manado Beach Hotel (MBH) yang terletak di Desa Mokupa, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, pada Rabu (2/4/2025).
Kunjungan ini tidak hanya untuk meninjau kondisi bangunan yang sudah lama terbengkalai, tetapi juga untuk mengenang kontribusi besar yang pernah diberikan oleh Presiden Soeharto kepada daerah ini melalui pembangunan hotel tersebut pada tahun 1991.

Manado Beach Hotel, yang dibangun pada tahun 1991 dan diresmikan langsung oleh Presiden Soeharto, pernah menjadi salah satu hotel unggulan di Sulut.
Dengan lokasi yang strategis di pesisir pantai dan luas lahan lebih dari 18 hektar, MBH sempat menjadi destinasi wisata utama di kawasan tersebut.
Namun, seiring berjalannya waktu, hotel ini mengalami penurunan kondisi dan akhirnya ditutup pada tahun 2003.
Hingga kini, bangunan megah tersebut terbengkalai dan tak terawat.
Gubernur Yulius Selvanus, dalam kunjungannya, menyatakan bahwa meskipun dirinya sudah mengetahui tentang sejarah hotel tersebut, dia ingin menggali lebih dalam mengenai potensi aset ini.
“Saya berkesempatan datang ke sini untuk melihat langsung kondisi aset Provinsi ini. Saat ini berada di bekas Hotel MBH, yang tahun 1991 diresmikan oleh Presiden Soeharto. Saya ingin mengetahui lebih banyak tentang status tanah dan bangunan ini, termasuk siapa saja yang menyewa, sampai kapan, dan sebagainya,” ujar Gubernur Selvanus.
Kondisi eks MBH yang kini terbengkalai tentu menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Provinsi Sulut.
Namun, Gubernur Selvanus menekankan pentingnya memanfaatkan potensi besar yang ada di lokasi tersebut.
Dia berharap agar kawasan ini bisa dihidupkan kembali dan dimanfaatkan untuk memperkuat sektor pariwisata yang terus berkembang di Sulut.
“Saya harap ada keterbukaan soal status aset ini, supaya saya bisa tahu dari mana harus memulai. Potensi besar dari eks Hotel MBH ini harus dapat dimanfaatkan untuk mendukung pariwisata Sulut, yang kini semakin berkembang pesat,” tambahnya.
Tak hanya sekedar meninjau bangunan, kunjungan ini juga memiliki makna yang mendalam bagi Gubernur Selvanus.
Presiden Soeharto, melalui pembangunan MBH, memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan sektor pariwisata di Sulawesi Utara.
Gubernur Selvanus mengingatkan akan kebaikan Presiden Soeharto yang telah memberikan perhatian besar kepada masyarakat Sulut.
Pembangunan hotel ini adalah bagian dari perhatian besar Presiden Soeharto terhadap Sulawesi Utara.
Sejarah ini harus dikenang dan menjadi inspirasi warga Sulut untuk melanjutkan pembangunan daerah ini ke depan.
Selanjutnya, Gubernur Yulius Selvanus berjanji untuk melakukan pengecekan lebih lanjut terkait status kepemilikan dan peruntukan lahan di sekitar eks MBH.
Menurutnya, keterbukaan informasi sangat penting agar langkah-langkah yang diambil bisa lebih terarah dan efisien.
Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mengeksplorasi kemungkinan revitalisasi atau pembangunan kembali hotel ini agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Sulawesi Utara.
Dengan segala potensi yang dimilikinya, MBH diharapkan tidak hanya menjadi kenangan sejarah, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan pariwisata yang berkelanjutan di Sulut.
Gubernur Selvanus berharap agar masyarakat dan pemangku kepentingan dapat bersatu untuk mewujudkan visi tersebut, sehingga Sulut dapat semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.
Penulis/editor: Felix Tendeken










