Sulutnow.com ,BOLMUT – Musim panen di Desa Bintauna Pantai, Kecamatan Bintauna, membawa optimisme baru bagi petani dengan hadirnya varietas padi IPB 15.
Dinas Pertanian mencatat, produktivitas IPB 15 mencapai 7 hingga 8 ton gabah kering panen per hektare di sejumlah lahan.

Capaian tersebut melampaui rata-rata nasional, namun tidak terlepas dari berbagai faktor penentu di lapangan.
Kondisi lapangan masih menjadi tantangan utama dalam menentukan hasil panen petani.
Ketersediaan air belum merata, pemupukan belum berimbang, serta adopsi teknologi masih bervariasi di kalangan petani.
Tanpa pembenahan aspek tersebut, potensi tinggi IPB 15 sulit dicapai secara konsisten.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan Bolmut, Mohamad Eko Pratikno, menegaskan pentingnya praktik budidaya yang tepat.
“Potensinya baik, namun hasil optimal bergantung pada cara budidaya,” ujarnya saat panen bersama Bupati Sirajudin Lasena, Kamis (26/3/2026).
IPB 15 memiliki umur panen lebih genjah, membuka peluang penambahan siklus tanam dalam setahun. Namun, efisiensi tersebut bergantung pada dukungan air, pemupukan, dan pendampingan teknologi.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian, Syarifuddin, menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian.
“Distribusi benih tidak cukup, petani harus memahami budidaya yang benar,” katanya.
Pemerintah daerah berencana memperluas demplot dan distribusi benih IPB 15.
Langkah ini menuntut kesiapan pendampingan serta penguatan infrastruktur pertanian di daerah.










