Sulutnow.com-Suasana penuh haru dan khidmat menyelimuti saat lima ketua jemaat GMIM Wilayah Manado Timur II mengangkat tangan mereka, bersatu dalam doa bagi calon Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus Komaling (YSK).

Yulius Selvanus Komaling saat diberkati dan didoakan
Dipimpin oleh Ketua Wilayah, Pendeta Renata Tikonuwu, S.Th., suara doa para pemimpin rohani ini bergema dengan keyakinan dan ketulusan, memohon agar Tuhan memberkati serta menuntun langkah YSK dalam perjalanan menuju pemilihan.

Doa itu mengingatkan umat pada firman Tuhan yang termaktub dalam Yakobus 2:16b yang berkata, “Doa orang benar bila dengan yakin didoakan sangat besar kuasanya.”
Setiap kalimat yang diucapkan menyimpan harapan besar bagi perubahan Sulawesi Utara.
Sebuah harapan yang bukan sekadar ambisi manusia, melainkan pengharapan yang teguh dalam iman kepada Tuhan.
Pendeta Renata, bersama keempat ketua jemaat lainnya, berdoa dengan keyakinan mendalam, percaya bahwa ketika kita meminta dengan sepenuh hati, Tuhan mendengar setiap doa dan kekhawatiran yang diserahkan pada-Nya.
Sebagaimana ayat dari Markus 11:23-24 yang berbunyi, “Apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu,” menjadi pegangan mereka.
Firman ini mengingatkan akan kekuatan doa yang sejati, bahwa doa yang dipanjatkan dengan iman menjadi kekuatan yang tak tergoyahkan.
YSK tampak tersentuh oleh momen ini.
Bagi YSK, doa ini adalah bukti cinta dan harapan tulus masyarakat, bukan hanya untuk dirinya sebagai calon pemimpin, tetapi juga untuk masa depan Sulut yang lebih baik.
Dalam keheningan, YSK mengaminkan setiap kata, membiarkan doa itu mengisi hatinya dengan semangat baru dan keyakinan bahwa Tuhan hadir di setiap langkahnya.
Di balik doa ini, tersimpan kerinduan para jemaat agar Sulut dapat dipimpin oleh seseorang yang memiliki hati bagi rakyat seseorang yang mengutamakan kesejahteraan dan kedamaian.
Dukungan dalam bentuk doa ini bukanlah hal yang biasa, ini adalah dukungan yang lahir dari iman dan cinta kasih yang mendalam.
Bagi YSK, momen ini adalah lebih dari sekadar dukungan politik, ini adalah dukungan spiritual, sebuah kekuatan yang akan menyertainya dalam perjalanan ke depan.
Doa yang tulus ini mengingatkan setiap orang bahwa perubahan besar dimulai dari doa yang diucapkan dengan hati yang bersih dan jiwa yang penuh pengharapan. (lix)










