Menu

Mode Gelap
SMP N 7 Bolmut Terbakar Damkar Datang Setelah Api Padam

Berita Sulut

GMNI Soroti Capaian 100 Hari Kerja Gubernur Sulut, Maemossa: Lihat Proses Jangka Panjang

badge-check


					GMNI Soroti Capaian 100 Hari Kerja Gubernur Sulut, Maemossa: Lihat Proses Jangka Panjang Perbesar

SULUTNOW.COM, MANADO – Pemerintahan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus (YS) dan Wakil Gubernur Johannes Victor Mailangkay (Victory) menghadapi kritik dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Manado terkait capaian 100 hari kerja.

Menanggapi hal ini, Ketua Lembaga Komunikasi Sosial (LKS) Provinsi Sulut, Vanny Loupatty, menyerukan pentingnya kritik yang utuh dan solutif.

Seruan Kritik Konstruktif

Loupatty yang akrab disapa Maemossa mengapresiasi sikap kritis GMNI, namun menegaskan bahwa evaluasi kebijakan harus menyeluruh.

“Mengkritisi sesuatu jangan sepotong-sepotong. Silakan bersikap kritis, tetapi lebih komprehensif dan solutif,” ujarnya, Rabu (11/6/2025).

Ia menambahkan, geliat ekonomi mikro seperti pertanian, perikanan, dan pasar tradisional mulai menunjukkan tren positif berkat stimulan program pemerintah.

“Pembangunan tidak bisa dinilai dalam hitungan hari, melainkan proses jangka panjang. Sinergi semua pihak, termasuk mahasiswa, sangat dibutuhkan,” tegas Sekretaris Relawan KIPRA Sulut ini.

Respons Pemerintah: Fokus pada Akselerasi Program

Steven Liow, Kepala Dinas Kominfo Sulut, membantah anggapan pemerintah lamban beraksi.

Ia mengungkapkan, rapat-rapat strategis kerap berlangsung dari pukul 07.00 hingga 03.00 dini hari untuk menyusun kebijakan percepatan pembangunan.

“Jangan kaget bila banyak menteri akan datang ke Sulut. Ini bukti keseriusan kami,” kata Liow.

Terkait isu infrastruktur seperti jalan rusak, Liow menjelaskan penanganan dilakukan bertahap sesuai kewenangan (nasional, provinsi, atau kabupaten) dan sinkronisasi tata ruang.

“Akan ada kejutan dari kami,” janjinya tanpa merinci lebih lanjut.

Ajakan Dialog dan Penguatan Ekonomi Rakyat

Maemossa menekankan pentingnya ruang dialog sehat antara pemerintah dan masyarakat.

“Kritik jangan sampai menjadi serangan politis tanpa dasar,” imbaunya.

Ia juga menyoroti kemajuan sektor riil: semangat baru petani dan nelayan, serta dukungan bagi pedagang kecil di pasar tradisional sebagai bukti dampak kebijakan 100 hari pertama.

Pemerintah berkomitmen melanjutkan program berbasis ekonomi kerakyatan sembari menjawab tantangan regulasi.

“Kami terbuka untuk berdialog, termasuk dengan GMNI, guna memaparkan capaian secara transparan,” pungkas Maemossa. (lix)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gerak Cepat PLN, Listrik di Manado Pulih 100 Persen Usai Gempa

4 April 2026 - 10:38 WITA

Bank SulutGo Perkuat Peran dalam Pendidikan, Kelola Dana Bantuan Kebanksentralan Bersama BI

2 April 2026 - 18:36 WITA

Inflasi Sulut Maret 2026 Terkendali, Terendah di Sulawesi

2 April 2026 - 17:52 WITA

PLN Gerak Cepat Pulihkan Listrik Pasca Gempa, Ratusan Gardu Berhasil Dinormalkan

2 April 2026 - 14:12 WITA

Pemprov Sulut Gerak Cepat Tangani Gempa, Posko Darurat Langsung Diaktifkan

2 April 2026 - 13:28 WITA

Trending di Berita Sulut
error: Dilarang Plagiarisme !!!