“Rano Wangun Disulap Jadi Kolam Internasional dan Waterboom untuk Rakyat”
Sulutnow.com, Manado – Di tengah riuhnya dunia maya, para buzzer sibuk menggoreng isu negatif dan menarik perhatian publik dengan narasi tentang “gubernur spek dewa”, sosok pemimpin yang harus tampil sempurna, berkarisma di kamera, viral di media sosial, dan mampu mengabulkan semua permintaan netizen dalam sekejap mata.

Namun di balik hiruk-pikuk pencitraan itu, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus justru memilih jalan berbeda dengan bekerja nyata tanpa perlu banyak bicara.
Langkah sederhana namun berisi itu tampak jelas ketika Yulius Selvanus turun langsung meninjau Kolam Renang Rano Wangun KONI Manado, Senin (20/10/2025).
Tempat yang sebelumnya ramai dikritik di media sosial kini berubah menjadi simbol komitmen kerja Yulius Selvanus dan Victor Mailangkay dalam membenahi fasilitas olahraga di Sulut.
“Sesuai janji saya yang lalu, saya melakukan aksi,” tegas Gubernur.
Kalimat pendek yang menampar realitas politik masa kini, di mana sebagian pemimpin sibuk tampil sempurna, sementara yang bekerja sungguh-sungguh justru sering luput dari sorotan.
Yulius bukan hanya menepati janjinya untuk memperbaiki kolam, tetapi juga menghadirkan gagasan besar, menjadikan kawasan Rano Wangun sebagai kolam renang berstandar internasional sekaligus waterboom rakyat.
“Kita akan buat waterboom untuk masyarakat. Juga untuk atlet, semua akan disiapkan dengan baik dan tertata kembali,” ujarnya.
Langkah cepat itu dilakukan setelah para buzzer memviralkan kondisi Rano Wangun yang dianggap memprihatinkan.
Alih-alih bereaksi emosional, Gubernur justru merespons dengan tindakan konkret.
Ia memastikan penataan dan pembersihan dilakukan segera, bahkan menggunakan dana pribadinya di tahap awal, sambil menunggu dukungan dari APBD Perubahan 2026.
“Yang penting sekarang kita bergerak dulu. Apa yang ada kita manfaatkan,” ucapnya.
Baginya, kepemimpinan bukan tentang pencitraan, tapi tentang hasil yang bisa dirasakan rakyat.
Selain Rano Wangun, ia juga meninjau Gedung Olahraga Pingkan Matindas dan sejumlah fasilitas lainnya, memastikan seluruh sarana olahraga di Sulut siap menyambut event nasional tahun 2026.
“Saya sudah lapor juga kepada Bapak Menteri PUPR, beliau siap bantu untuk pembangunan Stadion Klabat,” ungkapnya.
Setelah rampung, kawasan Rano Wangun akan dikelola profesional oleh Dispora dan KONI Sulut, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan atlet.
Langkah-langkah Yulius Selvanus ini menjadi bukti bahwa kerja nyata tidak butuh buzzer untuk membuatnya terlihat besar.
Sementara sebagian orang sibuk mencari “gubernur spek dewa” di layar gawai mereka, rakyat Sulut justru sudah memiliki pemimpin dengan spek sejati, seorang pekerja keras yang membangun tanpa sorotan, tapi hasilnya dirasakan semua.
Di tengah gegap gempita pencitraan digital, Yulius Selvanus Komaling membuktikan, pemimpin sejati tidak didefinisikan oleh sorotan kamera, melainkan oleh jejak nyata yang ditinggalkannya untuk rakyat. (lix)










