Sulutnow.com,BOLMUT– Peringatan Hari Lahir ke-92 Gerakan Pemuda Ansor di Bolaang Mongondow Utara berlangsung sederhana namun sarat makna, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan dipusatkan di Desa Pimpi, Kecamatan Bintauna, dan dihadiri pengurus serta puluhan kader dari berbagai wilayah di Bolmut.

Ketua PC GP Ansor Bolmut, Agung Aditya Saenong, memimpin langsung seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung tertib dan penuh kebersamaan.
Agenda dimulai dengan pertandingan persahabatan mini soccer antar kader di Lapangan Fam Soccer Pimpi, pada sore hari.
Pertandingan berlangsung kompetitif tanpa kehadiran wasit, dengan dinamika permainan yang sesekali diwarnai ketidaksportifan namun tetap cair dalam suasana kebersamaan.
Gelak tawa para kader mendominasi jalannya laga, menegaskan bahwa pertandingan ini lebih sebagai ajang seru-seruan ketimbang kompetisi formal.
Momen tersebut dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan antar kader serta memperkuat solidaritas di tingkat cabang.
“Tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah, yang jelas kami semua bahagia” kata Farid Mesak ketua PAC Ansor Bintauna sebagai tuan rumah kegiatan.
Selanjutnya Malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan tasyakuran, ratib, dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur organisasi.
Pemotongan tumpeng menjadi simbol harapan agar Gerakan Pemuda Ansor terus berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat.
Organisasi ini merupakan badan otonom dari Nahdlatul Ulama yang bergerak di bidang kepemudaan dan keagamaan.
Penguatan ideologi kader juga menjadi perhatian melalui kajian Ahlussunnah wal Jamaah yang dipandu Dewan Penasehat, Santoro.
Kajian tersebut menjadi ruang diskusi untuk memperkuat pemahaman keagamaan kader di tengah tantangan sosial yang terus berkembang.
Dalam sambutannya, Agung menegaskan Harlah bukan sekadar perayaan, tetapi momentum evaluasi dan konsolidasi organisasi.
Ia mengulas perjalanan GP Ansor Bolmut sejak Pelatihan Kepemimpinan Dasar pertama pada 2015.
Perkembangan organisasi terus berlanjut dengan terbentuknya kepengurusan di tingkat kecamatan selama beberapa periode kepemimpinan.
Saat ini, fokus utama diarahkan pada pembentukan ranting hingga tingkat desa sebagai penguatan basis kader.
Menurutnya, tantangan organisasi semakin kompleks seiring dinamika global yang turut mempengaruhi kehidupan masyarakat.
“GP Ansor harus adaptif dan mampu menjadi solusi bagi umat,” ujar Agung.
Ia menegaskan komitmen organisasi untuk terus berperan aktif di tengah masyarakat melalui berbagai program strategis.
Rangkaian kegiatan berlangsung lancar dengan partisipasi aktif kader dari berbagai wilayah di Bolmut.
Momentum ini diharapkan memperkuat solidaritas dan komitmen kader dalam berkhidmat kepada agama, bangsa, dan negara.










