Sulutnow.com, Gorontalo – PT PLN (Persero) terus mempercepat langkah dalam mendukung transisi energi bersih di Indonesia.
Melalui Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), PLN resmi mengaktifkan empat Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) baru di wilayah Gorontalo.

Peresmian ini menjadi bagian dari upaya strategis PLN dalam memperkuat infrastruktur kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV), sekaligus menjawab meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas pengisian daya yang mudah diakses.
Empat SPKLU tersebut berlokasi di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Marisa, Kwandang, Limboto, dan Telaga.
Penambahan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas pengisian daya, tetapi juga memastikan keandalan sistem serta kenyamanan pengguna kendaraan listrik di wilayah tersebut.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen besar PLN dalam mendukung target Net Zero Emissions (NZE) 2060.
“Ketersediaan infrastruktur pengisian daya adalah kunci untuk membangun kepercayaan masyarakat dalam beralih ke kendaraan listrik. Dengan hadirnya empat SPKLU baru ini, pengguna EV di Gorontalo kini memiliki akses yang lebih dekat dan andal,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada infrastruktur fisik, PLN juga menghadirkan kemudahan melalui integrasi digital.
Seluruh SPKLU kini terhubung dengan fitur kendaraan listrik di aplikasi PLN Mobile, memungkinkan pelanggan untuk mencari lokasi pengisian, memantau proses secara real-time, hingga melakukan pembayaran secara digital.
Proses aktivasi SPKLU ini turut melibatkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan teknologi dari PT Icon Plus untuk memastikan sistem berjalan aman dan terkoneksi dengan baik.
Sebelum dioperasikan, setiap unit telah melalui serangkaian uji fungsi guna menjamin stabilitas dan keamanan penggunaan.
Manager PLN UP3 Gorontalo, Hardi, menyampaikan bahwa penambahan SPKLU ini merupakan respons terhadap pertumbuhan kendaraan listrik yang terus meningkat di Gorontalo.
“Kami melakukan pemetaan kebutuhan secara berkala. Penambahan di Marisa, Kwandang, Limboto, dan Telaga bertujuan agar layanan tidak hanya terpusat di kota, tetapi juga menjangkau wilayah penyangga,” jelasnya.
Dengan bertambahnya fasilitas ini, PLN optimistis ekosistem kendaraan listrik di Gorontalo akan berkembang lebih cepat.
Selain mendorong penggunaan energi ramah lingkungan, langkah ini juga diharapkan mampu mengurangi emisi karbon serta ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Upaya ini sejalan dengan visi pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. (lix)










