Sulutnow.com, Manado, 9 April 2026 – Perayaan Paskah Nasional 2026 yang dipusatkan di kawasan Megamas, Manado, berlangsung khidmat tanpa gangguan kelistrikan.
Keberhasilan ini tak lepas dari peran PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) yang menerapkan sistem pengamanan berlapis atau Zero Down Time (ZDT).

Acara berskala nasional tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Utusan Khusus Presiden RI Hashim Djojohadikusumo, Ketua DPD RI, serta Gubernur Sulawesi Utara.
Kehadiran para pemimpin gereja dari berbagai denominasi di Indonesia turut menambah kekhidmatan doa bersama bagi bangsa.
Dari jajaran PLN, Komisaris Independen Prof. Ali Masykur Musa dan Direktur Manajemen Pembangkitan Rizal Calvary Marimbo turun langsung memastikan kesiapan pasokan listrik selama rangkaian kegiatan berlangsung.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa keandalan listrik menjadi faktor kunci suksesnya acara besar tersebut.
Menurutnya, PLN berkomitmen penuh menjaga nama baik Kota Manado sebagai tuan rumah melalui kesiapan infrastruktur dan personel.
“Listrik yang andal menjadi penopang utama kelancaran Paskah Nasional. Ini bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga simbol persatuan bangsa, sehingga kami memastikan seluruh sistem berjalan tanpa gangguan,” ujarnya.
Untuk mendukung hal tersebut, PLN mengerahkan kekuatan penuh dengan melibatkan 15 pegawai dan sekitar 200 Tenaga Pelayanan Teknik.
Selain itu, satu tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) juga disiagakan untuk menangani gangguan tanpa harus memadamkan listrik.
Sebanyak lima posko siaga didirikan di titik strategis dengan fokus pengamanan pada enam lokasi prioritas, mulai dari Bandara Sam Ratulangi hingga pusat kegiatan di Pohon Kasih Megamas.
Dari sisi peralatan, PLN menyiapkan 18 kendaraan operasional, tiga genset mobile, satu unit crane, satu truk, serta satu UPS mobile guna menjaga kualitas listrik tetap stabil tanpa kedip.
Manager PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, menjelaskan bahwa seluruh sistem telah melalui uji beban dan inspeksi menyeluruh, termasuk pada jaringan penyulang yang menyuplai kawasan acara.
“Kami telah menyiapkan sistem pengalihan beban otomatis. Jika terjadi gangguan, suplai listrik akan berpindah ke jalur cadangan dalam hitungan milidetik,” jelasnya.
Panitia Paskah Nasional 2026 pun memberikan apresiasi atas kesiapan PLN yang dinilai memberikan rasa aman bagi seluruh pihak, mulai dari tim produksi hingga jemaat yang hadir.
Sebagai bagian dari layanan digital, PLN juga mengimbau masyarakat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk pelaporan gangguan dan akses layanan kelistrikan secara cepat dan transparan.
Keberhasilan ini menegaskan peran PLN sebagai garda terdepan dalam mendukung kesuksesan agenda nasional, sekaligus memastikan setiap momen penting masyarakat dapat berlangsung tanpa hambatan kelistrikan. (lix)










